. 2
Dikisahkan bahwa pada masa pemerintahan Umar bin
khhatab RA, terdapat seorang kaya raya yang tabiatnya
kurang baik tetapi dia termasuk salah seorang yang gemar
membaca shalawat. Dalam keadaan senggang maupun sibuk
dia tak pemah lupa menyempatkan diri untuk membaca shalawat
kepada Nabi Muhammad SAW.
Alkisah menjelang sakaratul maut, wajah orang tersebut
nampak murung penuh duka. Wajahnya pusat pasi karena takut,
pahkan menjadi hitam ketika ajal hampir merenggut jiwanya
Sewaktu nyawa akan berpisah dengan jasadnya, orang tersebut
berkata.
“Wahai Rasulullah, hidupku aku curahkan untuk mencintaimu
dengan mpemanyak bacaan shalawat."
,
5 Belum usai kalimat tersebut diucapkan, turunlah seekor
burung dari langit menghampirinya dan mengepakkan sebelah sayapnya